utaratu

Home » Event » Culture Exhibition of Islam & Chinese

Culture Exhibition of Islam & Chinese


Hscinhu, FORMMIT UTARATU – 8 Desember 2012

“Hmm.. That’s pretty! So, this is my name written in Arabic?” Elin, mahasiswa NCTU (National Chiao Tung University) yang berasal dari Belanda ketika huruf Arab selesai ditulis di lengan menggunakan henna (sejenis tinta berasal dari tumbuhan, di Indonesia biasa disebut pacar).

Hujan yang mengguyur sejak pagi tidak menyurutkan niat panitia pelaksana acara yang digagas oleh MSC (Muslim Student Club) dan SAA (Student Ambassador Association) NCTU untuk melaksanakan Culture Exhibition of Islam and Chinese (CEIC) di perpustakaan NCTU.

Acara berkonsep pengenalan budaya Islam dan peranan kehidupan Muslim di kebudayaan China sukses digelar. Acara yang berlangsung mulai pukul 12.00 PM hingga 05.00 PM sukses menarik perhatian pengunjung perpustakaan. Acara diisi berbagai presentasi dalam bahasa China oleh Otsman, mahasiswa muslim NCTU dari Burkina Faso, diskusi ringan, penayangan film tentang budaya islam di lantai 3 dan eksibisi serta menulis nama dalam bahasa arab di lantai 2. Hujan yang seharian mengguyur Hsinchu dan ditambah hari itu adalah hari Sabtu membuat pengunjung perpustakaan berkurang drastis. Tidak banyak pengunjung saat itu, namun setiap pengunjung perpustakaan hampir selalu mengarahkan matanya ke tempat eksibisi.

Peserta menyaksikan film bertema kebudayaan islam

Peserta menyaksikan film bertema kebudayaan islam

Islam, bagi orang awam selalu identik dengan kekerasan, namun di acara ini MSC memperkenalkan the true of Islam. Bahwa Islam tidak selalu identik dengan kekerasan. Islam merupakan agama yang toleran dan selalu terbuka bagi siapa saja yang ingin belajar. Beberapa peraturan dalam Islam memang agak tegas namun semua itu ada untuk kebaikan diri kita sendiri. Budaya China sangat jauh berbeda dengan budaya Islam namun hal itu tidak menjadikan dinding pembatas dalam interaksi sosial. Saling menghargai dan saling mengetahui adalah kunci utamanya.

Penulisan nama dalam huruf arab menggunakan henna

Penulisan nama dalam huruf arab menggunakan henna

Peserta tidak hanya terbatas mahasiswa NCTU atau pengunjung perpustakaan namun juga banyak peserta dari taipei berjumlah sekitar 7-9 orang.

“I went to Indonesia once. The majority people there are Muslim. They are very nice, warm and friendly. It’s very different with what news said. I know, all of us here hate conflict and violence include Muslim people. I learnt different culture when was at Indonesia and here, I know culture of Islam more.” Seorang peserta asal Taiwan menunjukkan apresiasi terhadap acara ini.

Eksibisi spot di lantai 2 perpustakaan NCTU

Eksibisi spot di lantai 2 perpustakaan NCTU

Islam memang masih menjadi minoritas di Taiwan namun eksistensi Islam sudah mulai mendapat hati di penduduk lokal Taiwan. CEIC merupakan salah satu acara untuk menyambung budaya yang berbeda jauh khususnya di Hsinchu. Di bawah guyuran hujan, terdapat kehangatan di CEIC.

Berbagai brosur dan pamphlet mengenai MSC dan kebudayaan islam

Berbagai brosur dan pamphlet mengenai MSC dan kebudayaan islam

Salam hangat dari kota angin Hsinchu,

Aditya Prana Iswara – Mahasiswa Environmental Engineering NCTU


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: