utaratu

Home » Taushiyah » Kajian Jumat Malam (KAMAL) » Idul Adha dan maknanya

Idul Adha dan maknanya


KAMAL edisi 19 Oktober 2012

TAIPEI, FORMMIT UTARATU – Bulan Dzulhijjah telah tiba, maka mari kita sambut dengan bahagia. Sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah merupakan salah satu momen yang tepat untuk meningkatkan ibadah dan lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Pada hari-hari tersebut, kita disunahkan untuk membaca tahlil, takbir, dan tahmid.

Imam Ahmad r.a. meriwayatkan dari Ibnu Umar r.a. bahawa Rasulullah s.a.w bersabda, “Tiada suatu haripun, amalan kebaikan mempunyai kelebihan melainkan pada hari-hari 10 Zulhijjah. Oleh karena itu perbanyaklah membaca tahlil (La Ilaha Illa Allah), takbir (Allah Akbar) dan tahmid (Alhamdu Lillah)”

Pada saat tiba waktunya Hari Raya Idul Adha (10 Dzulhijjah). Kita diperintahkan oleh Allah untuk melakukan sholat ‘Ied. Beberapa sunah yang dilakukan dalam beribadah sholat Idul Adha antara lain :

  1. Mandi terlebih dahulu
  2. Berhias diri dan mengenakan pakaian yang terbaik
  3. Memakai wangi-wangian (khusus bagi laki-laki)
  4. Tidak makan terlebih dahulu supaya daging qurban bisa segera disembelih dan dinikmati setelah sholat ‘Ied selesai.
  5. Pada saat pulang dari masjid, mengambil jalan yang berbeda dengan jalan yang digunakan untuk berangkat ke masjid
  6. Bertakbir

Sholat Idul Adha dilakukan lebih cepat daripada sholat Idul Fitri, hal tersebut dimaksudkan agar penyembelihan hewan qurban dapat segera dilakukan dan dagingnya dapat segera dibagikan.

Pada hari Tasyrik yaitu tanggal 11, 12, 13 Dzulhijjah, umat muslim diharamkan untuk berpuasa. Dihari-hari tersebut kita justru dianjurkan untuk selalu berdzikir dan menikmati makanan serta minuman

Hari Tasyrik adalah hari makan, minum, dan banyak mengingat Allah.” (HR. Muslim, Ahmad, Abu Daud, Nasa’i).

Tentu saja semua itu kita lakukan dengan selalu mengharap ridho Allah SWT serta mengharapkan rahmatNya. Dalam hal berkurban hubungannya dengan sifat manusia, dapat di lihat dari urutan sebagai berikut (dari tinggi ke rendah)

1. Berkorban

2. Menggugurkan kewajiban

3. Membiarkan

4. Mengorbankan

Kita akan membahas dari urutan yang paling rendah terlebih dahulu yaitu  mengorbankan, hal tersebut bisa berarti banyak hal seperti mengorbankan ibadah, mengorbankan kepentingan orang lain, mengorbankan kepentingan umum atau mengorbankan hak-hak orang lain untuk memenuhi keinginan-keinginan pribadi kita yang hanya dilandasi nafsu, posisi ini berada di sifat yang rendah.

Urutan terbawah kedua adalah membiarkan, hal tersebut berarti membiarkan atau bersikap cuek dengan adanya hal-hal negatif yang terjadi di sekeliling kita

Urutan No.3 adalah menggugurkan kewajiban. Pada posisi ini, setiap hal yang kita lakukan baik dalam hal beribadah maupun melakukan aktivitas yang lain bertujuan untuk menggurukan kewajiban dan terlepas darinya. Jika hal-hal tersebut sudah dilakukan, kita sudah tidak ada beban lagi.

Posisi tertinggi adalah berkorban. Kita bersedia mengorbankan sesuatu yang ada pada diri kita untuk berjuang di jalan Allah, untuk membantu orang lain, untuk kepentingan orang banyak. Salah satu implementasi dari sikap ini adalah berkurban di Idul Adha. Begitu pentingnya berkurban sehingga berkurban sering disebut sebagai multiinvestasi yaitu secara ekonomi, moral (pengorbanan), dan akhirat.

Diksusi dan pertanyaan :

Pertanyaan : Parameter apa yang menjadikan seseorang untuk berkurban?

Jawaban :

1. Orang tersebut mampu untuk menyiapkan makanan keesokan harinya atau tidak memiliki tanggungan

2. Selama kita bisa dan mampu serta tidak menggangu kehidupan sehari-hari kita

3. Satu keluarga memiliki uang seharga kambing yang dalam tempo satu tahun uang tersebut tidak akan terpakai.

4. Diperbolehkan berhutang untuk berkurban asal yakin bahwa dalam jangka waktu satu tahun ada uang yang akan didapatkan untuk membayar hutang tersebut (harus benar-benar dianalisis keuangannya)

5. Semangat berkurban supaya berusaha untuk dapat berkurban

(Dhoni Hartanto/ Departemen Media FORMMIT Utaratu)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: