utaratu

Home » Kuliner » Halal Hunting » Shida Night Market : Lorong Surga Makanan

Shida Night Market : Lorong Surga Makanan


TAIPEI, FORMMIT UTARATU – Sisa-sisa butiran air hujan dari langit masih terasa pada hari Selasa (26 Juni 2012) ini. Mendung kelabu masih menyelimuti langit kota Taipei. Sesekali butiran hujan dari langit masih turun menembus hingga kulit kami. Itu semua tidak menyurutkan langkah kami, tim investigasi makanan halal—para halal hunters yang terdiri dari beberapa pengurus FORMMIT Utaratu. Seperti biasanya, beberapa hari sebelumnya kami telah merencanakan untuk melakukan investigasi tentang status kehalalan makanan (halal hunting). Setiap ‘episode’-nya kami melakukan investigasi di tempat yang berbeda-beda. Untuk halal hunting kali ini, kami memilih kawasan Shida Night Market yang berlokasi di kawasan Shida Road.

Lokasi Shida Night Market

Lokasi Shida Night Market yang strategis, dekat dengan MRT serta pemberhentian bus, memudahkan aksesibilitas. Jika Anda menggunakan jasa transportasi MRT, Anda bisa turun di Stasiun MRT Taipower Building di Exit 3. Dan jika Anda menggunakan bus, bisa turun di halte National Taiwan Normal University, Roosevelt Road Intersection. Kedua moda ini sangat dekat dengan Shida Night Market. Sehingga begitu Anda turun dari MRT atau bus, cukup dengan berjalan kaki selama lima sampai sepuluh menit saja untuk menuju lokasi.

Sekilas Shida

Sebagaimana umumnya Night Market di Taipei, aneka makanan tersedia di sepanjang gang Shida Night Market. Berbagai jenis makanan itu mampu mengundang banyak pembeli setiap harinya. Kawasan Shida Night Market ini memang sudah dikenal baik oleh warga yang tinggal di sekitar district itu atau di kota Taipei. Tak heran hampir setiap hari selalu ramai dengan pengunjung. Terutama pada malam Sabtu dan malam Minggu, ketika weekend.

Sesuai dengan namanya Night Market—pasar malam, Shida Night Market akan semakin ramai di malam hari. Sebenarnya pada pukul 16.30 kios-kios sudah mulai buka. Namun ketika tim halal hunters melakukan investigasi, sekitar pukul 17.30, belum banyak kios makanan yang buka. Mungkin hal ini disebabkan oleh cuaca mendung serta hujan yang baru saja reda.

Jika kita lihat, makanan yang beraneka macam di Shida Night Market memang benar-benar menggoda selera. Akan tetapi, yang harus diingat, bahwa tidak semua makanan itu halal atau boleh untuk kita makan. Bisa jadi secara kasat mata memang tidak ada kandungan pork atau babi, namun barangkali saja terdapat kandungan lemak babi atau turunannya pada salah satu bahan makanannya. Jadi, kita harus mengecek kehalalan jenis makanan tersebut!

Berikut ini adalah hasil investigasi tim halal hunters di Shida Night Market.

Bakpao, STATUS : DISERAHKAN KEPADA MASING2 INDIVIDU

Nama resmi dari toko yang menjualnya adalah Yong Fung Sheng. Letaknya di tepi jalan besar Shida Road, bukan masuk gang. Tempatnya lumayan besar dengan interior dominasi warna merah bergaya kuil. Toko ini lumayan terkenal, terlihat dari antrian panjang pembeli ketika kami berkunjung. Bakpao yang dijual memiliki isian yang bermacam-macam: kacang merah (red bean), susu, vegetarian, dan – sayangnya – juga termasuk babi. Meskipun begitu, pemilik toko mengatakan bahwa dalam proses pembuatannya, bakpao yang berdaging dengan yang tidak melalui proses yang terpisah. Untuk status kehalalan makanan, rasanya sesuai dengan keyakinan dan kemantaban dari masing-masing individu!

Yong Fung Seng

Mengular!

Oyster Omelet(I), STATUS : TIDAK BISA DIMAKAN

Istilah kerennya disini Oajien Oyster. Oajien Oyster merupakan salah satu jajanan khas dari Shida Night Market. Jadi jangan heran kalau anda akan banyak menemukan kios jajanan yang menjual makanan satu ini. Salah satu tempat yang menjual makanan ini adalah kios dekat toko Bakpao (Yong Fung Sheng). Dalam proses pembuatannya, Omelet ini menggunakan minyak babi. Sehingga dengan jelas kami berani memutuskan bahwa status makanan ini adalah HARAM, tidak bisa dikonsumsi oleh muslim. Semoga kita bisa menemukan omelet lain yang halal! JIAYOU!

Salah satu penjual omelet

Es Campur a la Taiwan, STATUS : BISA DIMINUM (versi tim halal hunters)

Lao Tien Tien adalah nama toko yang menjual es campur ini. Sesuai hasil investigasi kami kepada penjualnya, es ini aman dari minyak dan atau daging babi. Insya Allah Es Campur ala Taiwan ini berstatus halal. Harga es campur ini 40 NTD dan bisa memilih 4 isian (tapi bukan berarti bisa beli 20 NT untuk 2 isian ya! Hehe)

Es Campur

Isinya bisa milih sendiri

Pilihan isi

Creepes, STATUS CREEPES ASIN : TIDAK BISA DIMAKAN, STATUS CREEPES MANIS : BISA DIMAKAN

Di toko ini juga menjual creepes dengan isian manis dan asin. Creepes dengan isian manis termasuk juga isian dengan es krim dan vegetarian. Creepes dengan isian asin adalah creepes yang isinya daging atau seafood. Daging yang dijual di toko ini juga termasuk daging ayam dan babi. Sehingga untuk creepes ini terdapat dua status makanan yang berbeda. Creepes dengan isian asin statusnya adalah tidak bisa dimakan. Hal ini dikarenakan adanya kandungan daging di dalamnya. Sedangkan untuk  creepes manis, Insya Allah berstatus bisa kita konsumsi. Menurut informasi dari penjual, pada proses pembuatan antara yang manis dan asin itu dipisah. Harga dari creepes ini bervariasi. Untuk satu porsi besar, seperti yang di display (lihat gambar) sekitar 70-80 NT.

Creepes

I scream for Ice Cream

Takoyaki, STATUS : BISA DIMAKAN (versi tim halal hunters)

Sebagaimana Takoyaki yang sudah pernah diburu di Gongguan Night Market, Takoyaki di Shida yang ini pun, setelah ditanyakan kepada penjualnya, tidak menggunakan minyak babi dan atau daging babi. Harga yang dipatok adalah 50 NTD untuk setiap bungkusnya, selisih 10 NTD dari Takoyaki yang dijual di Gongguan Night Market.

tako tako

Es Jeruk, STATUS : BISA DIMINUM (versi tim halal hunters)

Status minuman ini Insya Allah berstatus bisa diminum. Namun mohon maaf, kami belum sempat menanyakan harga.

es jeruk

Malaysia Curry Chicken, STATUS : TIDAK BISA DIMAKAN

Tempat makan ini terletak di lantai 2. Meskipun dari namanya mengandung kata “Malaysia”, namun setelah kami tanyakan lebih lanjut pemilik dari restoran ini adalah orang Taiwan lokal sendiri. Di tempat makan ini memang tidak menjual makanan mengandung babi. Tapi setelah dikonfirmasi kepada pemilik restoran, daging ayam yang digunakan, berasal dari ayam yang dijual pada umumnya di pasar-pasar Taiwan. Sehingga kemungkinan besar ayam yang digunakan tidak disembelih berdasarkan cara atau tuntunan yang disyariatkan dalam Islam. Oleh karenanya status kari ini adalah haram. Tidak bisa kita konsumsi!

Resto

Roti Manis, STATUS : TIDAK BISA DIMAKAN

Toko roti ini terletak di bawah tempat makan Malaysia Curry Chicken. Mungkin ada beberapa teman ada yang tau atau pernah mengonsumsi roti ini. Namun sayang sekali, setelah kita konfirmasi kepada penjualnya, rupanya roti ini mengandung minyak babi. Sehingga status roti ini adalah tidak bisa dimakan.

Rotiboy KW sekian😀

Oyster Omelet(II), STATUS : BISA DIMAKAN (versi tim halal hunters), SUP : TIDAK BISA DIMAKAN

Akhirnya, kita menemukan Oajien Oyster yang Insya Allah  bisa untuk dikonsumsi. Harga per porsinya 60 NTD. Omelet di toko ini tersedia dengan 2 pilihan: kerang atau udang. Ketika kami menanyakan kepada kokinya, dalam proses pembuatannya tidak digunakan minyak dan ataupun daging babi.

Catatan: Biasanya anda akan ditawari sup sebagai pelengkap. Untuk jenis sup ini, jangan diterima atau jangan dimakan. Karena di dalam sup terdapat bahan yang  berasal dari bagian babi.

Lalu mengapa omeletnya bisa dikonsumsi? Ada dua pengamatan yang bisa kami paparkan. Pertama, alat makan yang digunakan adalah piring sekali pakai. Alasan kedua, FYI, jadi di toko ini ada dua gerobak. Yang satu untuk memasak omelet kerang-udang, dan gerobak satu lagi untuk memasak makanan-yang tidak bisa konsumsi tadi. Pengamatan yang kami lakukan secara lebih detail, proses pembuatan omeletnya memang benar-benar terpisah antara gerobak satu dan gerobak kedua. Sedangkan sup yang ditawarkan adalah sup yang berasal atau dimasak di gerobak untuk makanan yang tidak bisa kita makan. Jadi, kalau anda ditawari sup ini jangan mau dan jangan diterima.

piring-sumpit sekali pakai

gerobak ‘aman’

Itulah beberapa makanan hasil investigasi kami. Tentunya dengan menanyakan atau menginvestigasi secara langsung kepada penjual akan membuat kita semakin yakin untuk mengonsumsinya atau tidak.  Benar atau tidak informasi yang disampaikan, wallahua’lam. Selamat berburu makanan halal di Shida Night Market!

P.S:

Ketika kami berjalan di Shida Night Market tadi, kami menemukan ini di salah satu buffet kios penjual.

Perhatikan makanan hitam-kotak-panjang

Sebagai informasi saja, makanan hitam-kotak-panjang itu terbuat dari darah babi yang dicampur dengan ketan. Dan sudah pasti status makanan ini adalah haram untuk dimakan! (Shofy, Laili/Media FORMMIT Utaratu; Foto: Diah, Defa)


9 Comments

  1. Licha says:

    Reportase yang sangat membantu dan bermanfaat.
    Sekedar masukan saja, mungkin bisa ditambahkan informasi lebih jelas tentang status “tidak bisa dimakan” yang dimaksud di sini, apakah dagingnya atau kandungan minyaknya, dll yang membuat tidak bisa dikonsumsi🙂

  2. Emy Mymy says:

    pengen oyster omelet, adakah posisi pastinya? ancer2?😀

    • utaratu says:

      Seperti yang sudah kami sebutkan, letak Oyster Omelet yang “aman” di Longquan Street Lane 39, di persimpangan NTNU..
      Lebih jelasnya mungkin bisa dilihat dari foto dan dihapalkan gerobak “aman” oyster omeletnya🙂
      Semoga bermanfaat🙂

  3. Irma says:

    Oajien Oyster yg bisa dimakan itu posisinya dekat mana ya?

    • utaratu says:

      Letaknya di Longquan Street Lane 39, di persimpangan NTNU..
      Lebih jelasnya mungkin bisa dilihat dari foto dan dihapalkan gerobak “aman” oyster omeletnya😀

  4. Status Restoran Indonesia “Borneo” yg di Shida night market belum di putuskan halal/ tidaknya ya?
    Restoran itu terkenal enaknya, sampai teman Korea, Thai tahu ttg resto “nikmat” itu…🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: