utaratu

Home » Kuliner » Campus » Berburu Makanan Halal Gongguan Bagian 1

Berburu Makanan Halal Gongguan Bagian 1


TAIPEI,  FORMMIT UTARATU  Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam yang telah mencurahkan kepada kita kaum muslimin begitu banyak nikmat dan kasih sayang. Keberadaan kita di bumi Formosa ini tentu juga merupakan sebuah nikmat yang harus kita syukuri. Kita tahu bahwa Islam di sini menjadi minoritas, berbeda sekali dengan negara kita, Republik Indonesia, yang mayoritas orang-orangnya beragama Islam. Oleh sebab itu, tak jarang kita mendapatkan kesulitan-kesulitan di sini terkait masalah ini, salah satunya adalah makanan halal.

Berawal dari pembicaraan mengenai makanan halal dari beberapa orang di kantin kampus NTUST, yang akhirnya menemukan suatu hasil bahwa: perlu adanya verifikasi ulang tentang makanan halal terutama tempat-tempat dimana mahasiswa NTUST yang muslim seringkali menggonsumsinya dengan bermodalkan “katanya halal”. Sesungguhnya hal seperti ini bisa menjadi persoalan yang fatal. Mari kita simak hadits berikut:

Dari Abu Hurairah dia mendengar Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya seorang hamba mengucapkan kalimat tanpa diteliti yang karenanya ia terlempar ke neraka sejauh antara jarak ke timur.” (H.R. Bukhari)

Tanggung jawab kita sebagai muslim pada hakikatnya begitu besar. Kami, sebagian pihak dari FORMMIT UTARATU merasa bahwa hal-hal seperti ini perlu diklarifikasi kebenarannya, karena kami pun tidak mau dianggap menjerumuskan teman-teman muslim yang lain kepada informasi yang menyesatkan. Maka, kami akhirnya merencanakan untuk membuat semacam kegiatan yakni razia makanan haram. Sekalipun belum terlalu besar skalanya, kami yakin bahwa langkah awal ini bernilai positif demi kemaslahatan setiap muslim yang ada di Taiwan, khususnya di NTUST. Kami membagi “perburuan” ini menjadi 2 tahap, Kamis (17/05/2012) dan Senin (21/05/2012). Berikut hasil “perburuan” jajanan yang kami lakukan.

Kamis, 17 Mei 2012

Kami memulainya di daerah sekitaran Gongguan, ada beberapa makanan yang seringkali dikonsumsi oleh teman-teman muslim yang masih satu kampus. Informasi yang beredar menurut mereka bahwa ada makanan yang “katanya halal”. Sekali lagi, ini perlu diverifikasi kebenarannya.

MARTABAK MANIS atau sering disebut juga TERANG BULAN setelah dikonfirmasi ternyata memang bisa dimakan alias HALAL. Setelah ditanyakan ke penjualnya, memang didapati bahwa tidak ada babi atau unsur minyak babi apapun di dalamnya.

Terang Bulan

Tidak jauh dari tempat pertama, ada penjual KUE BAWANG (ONION CAKE) yang juga sering jadi tempat favorit teman-teman muslim Indonesia NTUST. Menurut informasi “katanya” makanan ini halal. Namun, setelah dikonfirmasi dari penjual, ternyata ia menggunakan minyak babi ketika menggoreng. Jadi disimpulkan: HARAM.

Kue Bawang

Berikutnya adalah ONION CAKE lain yang terletak di ujung jalan kecil. Setelah dikonfirmasi ternyata makanan ini mengandung unsur minyak babi. Jadi makanan ini statusnya HARAM. Makanan ini termasuk yang sering juga dikonsumis karena dianggap halal. Sekali lagi ini berdasarkan informasi “katanya”.

Onion Cake

SUSHI yang dijual di sekitar tempat itu juga perlu hati-hati. Biasanya memang sushi hanya mengandung unsur-unsur makanan laut, tapi di sini ada juga yang berisikan daging babi (ada dua macam saat itu yang ditunjukkan oleh penjualnya). Namun sekali lagi, karena kondisinya dijual bercampur antara yang mengandung babi dan tidak, maka statusnya DIRAGUKAN. Jadi kami kembalikan lagi kepada para konsumen. Kami cenderung menjauhi makanan-makanan yang meragukan statusnya seperti ini.

Sushi

TAKOYAKI yang jadi tempat favorit selain martabak setelah dikonfirmasi ternyata memang tidak mengandung unsur babi atau minyak babi. Jadi beruntunglah teman-teman satu kampus yang sering mengonsumsinya. Status : HALAL.

Takoyaki

Takoyaki

Sama halnya dengan takoyaki, RED BEAN CAKE atau kue (pancake) krim dan kacang merah juga tidak menggunakan sesuatu yang mengandung unsur babi atau minyak babi. Jadi kita masih bisa menyantap makanan ini. Status : HALAL.

Red Bean Cake / Pancake

Ada lagi satu tempat yang sebetulnya jadi tujuan paling awal, yakni MARTABAK yang ada di dekat belokan toko guang nan. Inilah satu-satunya martabak yang mungkin bisa dikonsumsi. Namun saat tiba di lokasi, ternyata penjualnya tidak beroperasi di hari rabu dan kamis. Mungkin di lain kesempatan bisa dicoba lagi. (Iman, Dini/Media FORMMIT Utaratu)


2 Comments

  1. galuh says:

    Assalamu’alaikum.. mau tanya ancer2 lokasi red bean cake, takoyaki dan martabak manis yg disebutkan di artikel diatas… klo sy posisi dari exit 2 gongguan station, ke arah mana ya? Tlg dijelaskan yah… hehe pengen nyoba mumpung dsini.. terima kasih. Wassalam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: