utaratu

Home » Event » Buka Bersama 1 di KDEI

Buka Bersama 1 di KDEI


Taipei, 5 Agustus 2011
Ramadhan yang penuh berkah di hari yang ke 5 ini, KDEI menggelar acara buka puasa bersama yang bertempat di kantor KDEI, Taipei. Pada acara ini, KDEI mengajak rekan-rekan pelajar dan para tenaga kerja di Taiwan untuk menikmati indahnya kebersamaan dalam beribadah dan berbuka puasa bersama. Acara dimulai pada pukul 06.00 pm dengan kata sambutan oleh Bapak Ramli selaku ketua panitia dan juga oleh Bapak Harmen Sembiring selaku kepala KDEI Taiwan. Pada kata sambutannya Bapak Harmen menyampaikan acara buka puasa bersama ini akan dijadikan agenda rutin tahunan oleh KDEI, mengingat esensi dari acara ini yaitu kebersamaan, saling mengenal antar warga perantauan Indonesia dan “stress release” bagi para pekerja di Taiwan. Acara buka puasa bersama ini direncanakan akan diadakan setiap minggunya di bulan Ramadhan kali ini, bermulai pada tanggal 5 Agustus, dan berurut 14, 19, 26 Agustus 2011 pekan depan. KDEI juga merencanakan Halal Bihalal di dua tempat sekaligus yaitu di Taipei pada tanggal 18 September dan di Kaohsiung pada tanggal 25 September.


Acara buka puasa ini juga dihadiri oleh rekan-rekan dari luar Taipei yang menyempatkan diri untuk bersama-sama berbuka puasa, sholat maghrib berjamaah, menyantap hidangan malam, mengikuti ceramah, sholat isya dan tarawih berjamaah.

Taushiah Ustadz Hatta Syamsudin

 Acara ceramah pekan ini dipimpin oleh Ustadz Hatta Syamsudin. Intisari ceramah adalah melaksanakan ibadah di bulan Ramadhan ini dengan:
1. Keikhlasan
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
Artinya:
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa (QS 2:183)
Sungguh jelas maknanya bahwa berpuasa adalah bagi orang-orang yang beriman, ibadah ini adalah ibadah yang tak tampak. Jika orang lain, dapat melihat, shalat dan ibadah haji kita, namun puasa bukanlah perkara yang dapat dilihat dan kecil sekali kemungkinan berpura-pura dan riya’. Dan balasan atas ibadah berpuasa hanya Allah SWT yang tahu takarannya sebagaimana firman Allah SWT:
“Tiap-tiap amal anak Adam adalah untuk dirinya sendiri, kecuali puasa. Puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan memberi balasan kepadanya..”
(HQR:Bukhari Muslim)
2. Professional dan bersungguh-sungguh
Niat berpuasa adalah untuk Allah SWT dan harus dilakukan dengan bersungguh-sungguh sebab boleh jadi puasa seseorang itu tidak diterima oleh Allah karena yang bersangkutan berpuasa tanpa ilmu yang benar. Seperti sabda Rasulullah:
“Betapa banyak orang yang berpuasa tetapi tidak mendapatkan apa-apa kecuali lapar dan dahaga.”
(HQR:Bukhari Muslim)
3. Istiqomah dan berkelanjutan dari awal hingga akhir
Seringkali kita temui shaf-shaf ibadah berjamaah di bulan Ramadhan hanya penuh pada awal bulan. Astagfirullah, semoga kita tidak termasuk didalamnya.
Wallahu a’lam bis showab
Semoga Allah SWT menerima ibadah kita di bulan Ramadhan. Aamiin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: